Maap, pengennya nulis tentang World Class University (WCU), tapi kok jadi males, takut dianggap ‘sok tahu’ dan dicap ‘pecundang’ lagi. Ini masih nulis tentang WCu, tapi kali ini adalah tentang Water Closet Units, alias WC alias toilet. Atau ada juga yang nulis W-C Unand. Atau WC umum. Continue reading ‘WCU dan Jengkol’
Arsip untuk Februari, 2011
WCU dan Jengkol
Diterbitkan 19/02/2011 kampus Tinggalkan a KomentarTag:kemarau, toilet, unand, wcu, webometrics
Mahasiswa bawa golok
Diterbitkan 13/02/2011 kampus 5 KomentarTag:bagaimana, cara, dosen, email, jebol, kartun, keamanan jaringan, mahasiswa, peraturan akademik, praktikum, stress, unand, yahoo
Setelah membuka pintu kamar saya langsung menyalakan laptop. Sambil menunggu window loading saya rebahan di kasur, kepala ini rasanya nyut-nyutan sekaligus ngantuk. Oah….saya menguap, ini hari yang melelahkan.
Mata saya semakin berat, mengantuk semakin tidak tertahankan. Pelan-pelan pandangan semakin memudar. Memudar dan semakin memudar.
Menjadi mahasiswa memang berat. Dua puluh satu SKS dalam 9 mata kuliah. Dua praktikum, tiga tugas besar. Otomatis sebagian waktu saya habis dikampus, menginap dikampus mengerjakan tugas juga hal yang sudah biasa. Tiduran di kamar seperti ini adalah anugrah.
Menjadi mahasiswa mungkin juga sebuah profesi sumber stress. Dengan sembilan buah kuliah tersebut harus bolak-balik lari-lari kecil pindah dari gedung kuliah bersama ke ruang kuliah di jurusan. Yang jaraknya lumayan jauh untuk jalan kaki, terlalu lama untuk menunggu bus kampus. Belum lagi tugas besar,yang memang besar ruang lingkup pengerjaannya. 21 sks atau 63 sks?
Belum lagi praktikum. Jadwal praktikum yang bentrok dengan jadwal kuliah, bisa dari pagi sampai sore. Yang paling menyebalkan adalah asisten, yang noraknya sok kuasa melebihi dosen pengasuh praktikum tersebut. Terlambat potong nilai, tidak pakai ini dipotong nilai. Kok sepertinya balas dendam.
Dosen terkadang sama saja. Disebut dosen killer kok malah bangga. Semakin sedikit yang lulus semakin hebatlah dia. Saya sudah pontang panting belajar, dan juga yang lain, kok yang lulus cuma lima orang. Itu pun C tiga, dua orang lagi dapat B. Ada juga yang ditanya mengenai nilai malah marah, bilang kita mahasiswa tidak percaya dengan dia.
Kalau marah sudah sampai di ubun-ubun terkadang timbul niat untuk bawa golok ke kampus, cari dosen tersebut dan bertanya, “apa sih yang bapak mau? Bapak menilai pribadi saya atau menilai hasil ujian saya?!!!”
Tapi belum sampai ke kampus, saya mungkin sudah ditangkap, soalnya polisi suka iseng ngadain razia di jalan mau masuk kampus. Lagian ini katanya zaman digital, golok saya harus digital juga.
Saya coba cari informasi dosen di google. Saya masukkan kata kunci ‘alamat dosen unand’ dan di blog ini saya termukan hampir seluruh data dosen unand. Website unand sendiri mungkin tidak ada data tersebut. Disana ada alamat rumah, nomor telefon dan juga ada email.
Alamat rumah buat apa ada di internet? Biar mahasiswa bisa berkunjung ke rumah? Saya jadi mikir apa bawa golok kerumah sang dosen saja ya. Ah gak lah, saya mau bongkar email si dosen saja.
Saya coba lihat-lihat profil dosen unand yang ada saya jumpai di google. Halaman cv yang tipikal seperti ini sering saya jumpai. Semua data ada disana, ada nama istri, nama anak, nomor hp. Bisa saja ada orang yang mengaku pembantu rector atau ketua kopertis menelfon ada conference dan minta ditansfer uang, atau minta kirim pulsa seperti kasus ‘mama minta pulsa’. Mengundang. Semakin banyak yang dibuka, semakin gampang untuk ditembus.
Akhirnya saya dapatkan profil dosen yang saya tuju. Ada emailnya, suryakiyut@yahoo.com. Ada cv-nya sehingga kemungkinan besar saya bisa jebol email tersebut. Dengan googling dari blog ini saya dapatkan caranya. Continue reading ‘Mahasiswa bawa golok’
Ikut banggakah dengan peringkat webometrics (?)
Diterbitkan 06/02/2011 kampus 31 KomentarTag:2011, indonesia, unand, universitas andalas, webometrics
Minggu ini ada berita mengembirakan, peringkat webometrics unand per Januari 2011 Unand berada pada ranking 8 Indonesia dan 1015 Dunia. Itu adalah capaian yang luar biasa mengingat peringkat webometric unand per Januari 2010 tidak berada di 40 besar universitas di Indonesia. Saya pelototi posting blog ini, dan tidak menemukan unversitas andalas disana.
Sejak diumumkan berita baik ini (2 february 2011) oleh ketua tim webometrics, mengalirlah ucapan selamat dan terimakasih dari para civitas akademika di milis dan facebook. Di blog lain juga ada appresiasi untuk capaian tersebut. Tapi beberapa hari kemudian ada muncul pertanyaan tentang metoda yang dipakai tim webometrics untuk menggenjot peringkat tersebut.
Posting saya ini menyorot satu aspek dari penilaian webometrics, penilaian rich file.
Continue reading ‘Ikut banggakah dengan peringkat webometrics (?)’



Komentar