Arsip untuk Agustus, 2011

#17an

Di pinggir sungai dalam kegiatan ospek, kami berjalan melewati pos-pos yang dijaga mahasiswa senior. Saya tidak ingat pos ke berapa ketika senior yang disana bertanya, “kamu orang mana?”. Saya menjawab, “orang Padang senior”.  Sebuah pukulan mendarat di perut saya. “Kamu orang mana?”, tanya senior itu lagi. Saya mikir apa tadi saya jawabnya kurang kenceng, maka dengan lantang saya jawab, “orang Padang senior!!!”. Buk! kali ini saya meringis disabet gulungan koran. Gulungan koran itu kami yang buat, digulung sepadat mungkin dari beberapa lembar koran, lalu dikumpulkan untuk diserahkan ke para senior. Dipakai buat nyabet kami :( Continue reading ‘#17an’

Nazaruddin Mudik

Perburuan dan penjemputan Nazaruddin yang menelan biaya besar berakhir sudah. Sabtu jam delapan malam pesawat yang membawa Nazaruddin mendarat di bandara halim. Terbang dari Kolombia ke Indonesia menggunakan pesawat canggih. Pelariannya dan tuduhannya membuat banyak pihak terhuyung-huyung. Biar pun sudah ditangkap, tetap ada keraguan kasus dia akan senyap dengan sendirinya.

Biaya pemulangan Nazaruddins sendiri sebesar 4 milyard. tetap saja biaya tersebut dari pajak. “S0 What?“, kata Menko Polhukam.

‘cakak banyak’ calon rektor

Kursi kosong yang ditinggalkan pak Musliar Kasim sepertinya sangat banyak peminatnya. Setidaknya itu yang saya tangkap ketika saya ngobrol dengan seorang dosen di Lab. Pak B bilang peminatnya memang banyak, ada yang malu-malu tapi ada juga yang sudah minta restu.

“kapan pak pemilihan rektornya?”

“Pendaftaran calon pada awal September, pemilihan awal oleh dosen pada pertengahan September dan pemilihan oleh senat universitas pada akhir  bulan. Dijadwalkan awal atau pertengahan Oktober sudah ada rektor baru”

“Wah, sebentar lagi ya pak. Cuma sebulan lagi. Udah panas dong suasana kampanye pak?”, korek saya lebih dalam. Continue reading ‘‘cakak banyak’ calon rektor’

Hidup itu Indah…

Pagi ini kebangun jam sepuluhan, setelah terjaga semalaman. Cucuran hujan menerpa jendela kamar, hujan gerimis di luar. Semoga hujan ini  menyejukkan suasana. Kebringasan ibarat api akan bisa padam disiram air.

Buka facebook, langsung ngakak lihat status seorang teman: ‘hari ini hattrick dosen tidak masuk kuliah‘. Untung pagi ini tidak ngampus.

Hidup ini indah.

siapa saya, siapa dia, siapa saja (versi mahasiswa)

Sebenarnya kartun di atas adalah sebuah joke lama. Saya sudah dengar tentang ‘siapa saya, siapa dia, siapa saja’ tersebut beberapa kali.  Tapi topik tersebut menjadi selalu menarik setiap kali tahun ajaran baru perkuliahan dimulai. ya, besok Senin kuliah akan kembali dimulai. Mulai lagi rutinitas.

Melihat dari sisi lain kartun diatas, membaca  tulisan kenapa menunggu menjadi lebih menarik. Kesasar browsing, saya menemukan sebuah tulisan yang juga sangat menarik, kisah tentang ‘toko yang menjual istri‘. Tulisan tersebut saya muat di posting ini, saya copy-paste dari ndoro kakung di postereus. Di sana ditulis tulisan tersebut berasal dari milis. Saya coba googling mencari sumber tulisan tersebut, belum ketemu. Tulisan ‘toko menjual istri’  tersebut juga ada di blog ini, blog ini, dan beberapa blog lainnya. Continue reading ‘siapa saya, siapa dia, siapa saja (versi mahasiswa)’



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.